Lebih lanjut, ia memberikan perhatian khusus terhadap laporan pertanggungjawaban yang disampaikan dalam RAT.
Menurutnya, laporan tersebut menunjukkan tingkat transparansi yang tinggi karena memuat data keuangan secara rinci hingga ke angka terkecil.
“Luar biasa, laporannya tidak hanya narasi, tetapi angka-angkanya disajikan secara detail. Saya beri nilai 100 untuk transparansinya,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, turut memberikan apresiasi atas capaian Kopdit Swasti Sari sepanjang tahun buku 2025.
Ia menilai pertumbuhan koperasi kredit di NTT menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Namun demikian, Ferry mengingatkan agar koperasi tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, melainkan tetap menjaga nilai-nilai dasar koperasi yang berlandaskan asas kekeluargaan.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, lanjutnya, pemerintah mendorong penguatan ekonomi nasional yang berakar pada nilai kebersamaan, bukan individualisme.
“Kita tidak boleh hanya fokus pada angka dan profit. Yang utama adalah menjaga jati diri koperasi sebagai soko guru ekonomi bangsa,” ujarnya.












