“Saya mengajak semua Bunda-Bunda se-kabupaten/kota, mari kita aktifkan Dasawisma. Kita perlu mengecek Dasawisma dari kabupaten/kota, berapa persen Dasawisma yang sudah aktif,” ajaknya.
Melalui evaluasi tersebut, TP-PKK diharapkan mengetahui kondisi nyata pelaksanaan program hingga tingkat keluarga.
Hasil evaluasi juga menjadi dasar untuk merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan aktivitas Dasawisma.
Bunda Asti berharap Rakorda tidak berhenti pada forum koordinasi, tetapi menghasilkan langkah nyata yang dijalankan secara konsisten.
Bapperida Paparkan Arah Pembangunan NTT 2027
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bapperida Provinsi NTT, Theresia M. Florensia, SE, M.Ec.Dev, memaparkan arah pembangunan daerah tahun 2027.
Theresia menekankan pentingnya sinkronisasi program TP-PKK dengan prioritas dan perencanaan pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, pembangunan NTT masih menghadapi tantangan sosial, ekonomi, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan.
Tantangan tersebut membutuhkan pendekatan pembangunan yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Lima Persoalan Utama Pembangunan NTT
Theresia mengidentifikasi lima persoalan utama yang masih memengaruhi pembangunan NTT.
Pada sektor sosial, NTT masih menghadapi masalah kesehatan, seperti stunting, tuberkulosis (TB), HIV, anemia, dan penyakit akibat kekurangan gizi.












