“Setiap kegiatan harus memiliki sasaran, indikator keberhasilan serta tindak lanjut yang terukur,” ungkapnya.
PKK Harus Berorientasi pada Hasil
Bunda Asty menekankan pentingnya komitmen dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan gerakan PKK.
Ia mendorong pengurus aktif menyampaikan gagasan, mengidentifikasi kendala lapangan, serta merumuskan tindak lanjut yang realistis.
Menurutnya, keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana.
Keberhasilan harus terlihat melalui perubahan positif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, mulai dari lingkungan terkecil.
“Keberhasilan PKK bukan hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan positif yang terjadi dalam keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Dasawisma Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan
Selain memperkuat koordinasi, Bunda Asti secara khusus mengajak seluruh Ketua dan pengurus TP-PKK kabupaten/kota mengaktifkan kembali kelompok Dasawisma.
Ia menilai Dasawisma memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak gerakan PKK yang bersentuhan langsung dengan keluarga.
Bunda Asti meminta setiap daerah mengevaluasi keberadaan dan keaktifan kelompok Dasawisma.
Evaluasi tersebut perlu mengukur persentase kelompok yang sudah aktif menjalankan kegiatan di wilayah masing-masing.












