Selain itu, Yoseph juga menyoroti keterlibatan para donatur dari berbagai latar belakang, termasuk sahabat lintas agama yang turut memberikan dukungan.
“Bukan hanya umat Katolik, tetapi saudara-saudara kita dari lintas agama juga ikut membantu”.
Ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan toleransi benar-benar hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan perayaan Paskah tahun ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh umat, panitia, serta dukungan para donatur.
Ia mengakui bahwa sejak awal panitia menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari sisi jumlah umat dan kebutuhan anggaran.
“Jumlah umat kami hanya sekitar 60 kepala keluarga, sementara kebutuhan dana cukup besar. Namun umat tidak patah semangat dan tetap bergotong royong,” jelasnya.
Dari kebersamaan tersebut, panitia berhasil mengumpulkan dana awal sekitar Rp40 juta, yang kemudian terus bertambah hingga mencapai lebih dari Rp86 juta berkat dukungan berbagai pihak.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pastor Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui bersama para imam rekan, Dewan Stasi, seksi liturgi, serta seluruh umat yang terlibat aktif dalam seluruh rangkaian perayaan.
Selain itu, panitia turut mengapresiasi peran tokoh masyarakat, anggota DPRD, serta para donatur lainnya yang telah memberikan bantuan, baik dalam bentuk materi maupun dukungan moral.












