Selain itu, pada 2023, IKADA juga tampil dalam momentum pelepasan pelari maraton internasional, yang ikut mengangkat eksistensi organisasi di ruang publik.
“Apresiasi publik itu nyata. Tapi saya juga tidak menutup mata, masih ada pekerjaan rumah,” ujarnya.

PR terbesar yang ia soroti adalah belum adanya sekretariat tetap IKADA. Bahkan, ia mengungkap masih ada tunggakan dana operasional yang belum terselesaikan.
Selama ini, aktivitas organisasi lebih banyak bergerak saat suasana duka, sementara program pemberdayaan ekonomi anggota dinilai belum berjalan maksimal.
“Siapa pun ketua terpilih nanti, sekretariat harus ada. Pemberdayaan ekonomi anggota juga harus jadi prioritas,” tegasnya.
Terkait pencalonan dirinya kembali, Sipri mengaku belum mengetahui berapa jumlah calon yang akan maju. Ia menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme Mubes dan keputusan para paguyuban.
Tiga Agenda Besar Mubes IKADA
Ketua Tim Formatur, Isak Nuka, menjelaskan bahwa Mubes 2026 memuat tiga agenda utama yang menjadi fondasi masa depan IKADA:
1. Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).












