“Kalau pertumbuhan rendah, generasi muda berpotensi menjadi pengangguran masif dan akhirnya menjadi beban negara” ujarnya.
Ia menutup sambutan dengan keyakinan bahwa DPD Gempar Indonesia NTT memiliki kapasitas untuk menjadi pelopor gerakan pemuda yang produktif, kreatif, dan berdampak.












