MAUMERE | BuletinNTT.com – Manajemen Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Obor Mas meluruskan isu di media sosial terkait dugaan penahanan ijazah karyawan.
Klarifikasi itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Pusat KSP Obor Mas, Maumere, Kamis (13/11/2025).
General Manager KSP Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, S.Ak., M.M., M.Ak., menegaskan tidak ada praktik penahanan dokumen pribadi karyawan.
“Kami ingin meluruskan pemberitaan yang beredar. Tidak ada penahanan ijazah di KSP Obor Mas,” tegas Leonardus di hadapan awak media.
Ia menegaskan, semua dokumen karyawan dikelola dengan tertib dan dapat diambil sesuai mekanisme yang berlaku.
Manajemen KSP Obor Mas Klarifikasi
Menurut Leonardus, dua mantan karyawan, Aprilyanti Fallo, SE dan Astry Fafo, SE, telah mengundurkan diri secara sukarela pada 30 September 2024.

Keduanya bergabung di KSP Obor Mas sejak 1 Maret 2024 dan mengakhiri masa kerja dengan surat resmi yang ditandatangani kedua pihak.
“KSP Obor Mas tidak pernah memaksa siapa pun menyerahkan dokumen pribadi,” jelasnya.












