KUPANG | BuletinNTT.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Flores dan minyak tanah di Kupang mendapat sorotan serius dari Anggota Komisi V DPRD Provinsi NTT, Angela Merci Piwung, dari Fraksi PKB.
Merci Piwung menyatakan, kondisi kelangkaan BBM di Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende sudah berlangsung hampir satu bulan. Situasi ini, menurutnya, berdampak pada perekonomian masyarakat karena aktivitas transportasi terganggu.
“Sudah hampir satu bulan masyarakat di Flores, khususnya di Ngada, Nagekeo, dan Ende kesulitan mendapatkan BBM”.
“Perekonomian juga ikut terganggu. Pertamina harus bertanggung jawab atas masalah ini,” tegas Angela kepada wartawan, Sabtu (4/10/2025).

Merci juga menyoroti kelangkaan minyak tanah di Kota Kupang dan sejumlah daerah lain di NTT. Politisi PKB ini menilai, masyarakat kecil sangat dirugikan karena masih banyak rumah tangga yang bergantung pada minyak tanah sebagai bahan bakar memasak.
“Di Kupang juga terjadi kelangkaan minyak tanah. Ini menyulitkan masyarakat kecil yang masih menggunakan minyak tanah setiap hari. Pertamina jangan tinggal diam,” ujarnya.












