KUPANG | BuletinNTT.com – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah NTT.
Melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) NTT, PLN melakukan pembaruan teknologi proteksi jaringan dengan sistem Relay Defence Scheme (RDS) terkini.
Pembaruan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara PLN UP2B NTT dan PT Simetrik Integrasi, yang berlangsung pada Senin (11/8/2025) di kantor PLN UP2B NTT, Kupang.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, mengatakan bahwa pembaruan sistem ini penting untuk mempercepat penanganan gangguan listrik.
Menurutnya, peralatan lama sering kali merespons gangguan dengan lambat, sehingga mengganggu kenyamanan pelanggan.
“Dengan RDS terbaru, sistem dapat mengisolasi gangguan secara otomatis dan lebih cepat.
Hal ini akan meminimalisir pemadaman yang meluas dan mempercepat pemulihan pasokan listrik,” jelas Eko.
Sistem RDS ini akan dipasang di hampir seluruh gardu induk pada Sistem Kelistrikan Timor dan Flores, dengan kemampuan deteksi gangguan lebih presisi dan cepat.
Sementara itu, Manager PLN UP2B NTT, Andi Martha Siswahyudi, menyampaikan bahwa RDS merupakan solusi proteksi modern yang mampu melepas beban atau pembangkit secara terprogram saat terjadi gangguan.












