Perubahan APBD 2025 mencatat:
1.Penurunan pendapatan sebesar Rp131,84 miliar menjadi Rp5,08 triliun.
Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!
2. Belanja daerah naik sebesar Rp130,98 miliar menjadi Rp5,18 triliun.
3. Defisit sebesar Rp99,3 miliar yang ditutup dengan surplus pembiayaan.
4. Belanja operasi meningkat, sementara belanja modal turun hampir 15%.
Meski kondisi fiskal cukup dinamis, Gubernur menegaskan pemerintah tetap fokus meningkatkan efisiensi dan pelayanan publik.
“Mari kita pastikan setiap rupiah dalam APBD benar-benar kembali pada rakyat,” tegas Melki.
Penyerahan Dokumen Resmi

Usai penyampaian nota keuangan, Gubernur Melki secara resmi menyerahkan dokumen Rancangan Perubahan APBD 2025 kepada pimpinan DPRD Provinsi NTT untuk dibahas lebih lanjut.












