Eurico meminta pemerintah baru mengintegrasikan alokasi tersebut dengan program nasional 3 juta rumah per tahun, sehingga kebutuhan perumahan anggota FKPTT di berbagai provinsi seperti Bali, NTB, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat dapat terpenuhi.
“Ini bukan aspirasi baru. Barangnya sudah ada, tinggal dijalankan saja.”
3. Pendidikan Anak dan Generasi Muda
Masalah pendidikan menjadi perhatian serius FKPTT. Banyak anak dari anggota FKPTT hanya mampu menamatkan sekolah hingga tingkat SMA karena keterbatasan ekonomi keluarga.
“Kalau orang tuanya tidak mampu bayar karena biaya, berilah beasiswa. Masa depan mereka harus dijamin.”
Eurico berharap pemerintah menyediakan skema beasiswa nasional khusus untuk generasi penerus eks Timor Timur agar mereka mendapat kesempatan pendidikan yang layak.
4. Akses Terhadap Layanan Kesehatan
Eurico mengungkapkan bahwa banyak anggota FKPTT belum memiliki BPJS maupun Kartu Indonesia Sehat. Akibatnya, mereka kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, apalagi fasilitas kesehatan sering berada jauh dari tempat tinggal.
Ia meminta pemerintah memastikan seluruh anggota FKPTT terdaftar sebagai peserta BPJS agar hak kesehatan mereka terpenuhi.
5. Perlindungan dan Penghargaan Layak
Eurico menegaskan bahwa FKPTT tidak meminta perlakuan istimewa, tetapi meminta penghargaan yang proporsional atas kontribusi mereka yang selama ini setia mendukung negara.












