Sebanyak delapan keluarga mendapat bantuan ayam petelur beserta kandangnya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani.
Yohanes berharap ayam tersebut dapat menghasilkan telur yang dikonsumsi keluarga untuk memenuhi kebutuhan protein setiap hari.
Sebagian telur juga dapat dijual sehingga keluarga memperoleh tambahan pendapatan untuk mendukung biaya pemeliharaan dan pakan ayam.

Selain ayam petelur, delapan keluarga lainnya mendapat bantuan bibit lele beserta kolam untuk mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani.
“Harapannya ke depan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan protein yang berasal dari hewani,” ujarnya.
Tim FKKH Undana juga membagikan telur kepada sekitar 20 anak serta sejumlah bantuan sembako kepada keluarga di Desa Noemetó.
Program tersebut turut melibatkan 19 mahasiswa KKN Tematik Program Studi Kedokteran Hewan Undana.
Menurut Yohanes, keterlibatan mahasiswa penting untuk mendukung pendampingan masyarakat karena dosen tidak dapat berada di lokasi secara terus-menerus.
Mahasiswa turut membantu kegiatan edukasi dan pendampingan terkait peningkatan gizi, khususnya bagi anak usia dini dan masyarakat usia produktif.












