Salah satu permainan dilakukan dengan cara melempar bola sambil menutup mata. Permainan sederhana tersebut mengundang tawa sekaligus membuat anak-anak lebih berani berinteraksi dan bermain bersama.
Bagi anak-anak, kegiatan itu mungkin terlihat sederhana. Namun, di tengah situasi pascagempa, kesempatan untuk belajar dan bermain bersama menjadi pengalaman yang berarti.
Sekolah Ceria RDP di Nagekeo sebelumnya juga telah dilaksanakan di dua titik lainnya.
Kegiatan pertama berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, di RT 21, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa.
Sehari kemudian, Senin, 24 Agustus 2026, kegiatan berlanjut di RT 41 dan RT 42, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa.
Rangkaian kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi PKBM Bintang Floresta Nagekeo dan Dompet Dhuafa.
Koordinator RDP Nagekeo, Aloysius Mango, yang juga Direktur PKBM Bintang Floresta Nagekeo, memimpin pelaksanaan kegiatan bersama dua relawan, Karolina Padhi dan Hiasintha Dhera Pili.
Kehadiran Sekolah Ceria bukan semata-mata menghadirkan aktivitas belajar di tengah kondisi darurat.













