Kickoff Dihadiri Tokoh-Tokoh Kunci
Kick off dibuka Kepala Bapperida Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT, dan menghadirkan pembicara dari berbagai pemangku kepentingan:
1.Kepala Bappeda Kabupaten Kupang, Dikson Selan, S.STP
2.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PKO) Kabupaten Kupang, Dr. Eliezer Teuf, M.Pd
3.Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas PK Provinsi NTT, Ayub Sanam, S.Pd
4.Perwakilan BPMP NTT, Agustina Martarina, SE, M.Ak
5.Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah NTT dan NTB, Yudhistira Yewangoe
Yudhistira Yewangoe menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyelesaikan masalah ATS.
“Program ini tidak hanya soal pendidikan, tapi menyentuh akar persoalan sosial, ekonomi, dan budaya.
“Penanganan ATS harus menjadi gerakan bersama hingga ke level desa,” tegasnya.
Langkah Konkret Usai Kickoff
Sejumlah rencana aksi disepakati pasca kegiatan kick off, antara lain:
1.Pelatihan VerVal ATS untuk seluruh desa di Kabupaten Kupang dimulai 5 September 2025, menindaklanjuti Surat Bupati Kupang Nomor BU.420/2720/PK/VIII/2025.
2.Seluruh 31 PKBM dan 1 SKB di Kabupaten Kupang diminta untuk segera melengkapi data Dapodik sebelum 31 Agustus 2025.
3.Pembentukan Forum Komunikasi Penanganan ATS Kabupaten Kupang sebagai wadah koordinasi lintas sektor.
Program ini mendapat dukungan dari berbagai organisasi dan lembaga di Kabupaten Kupang dan Provinsi NTT, antara lain Dinas Sosial, Dinas PMD, Dinas DP3A, Dukcapil, PKK, LPKA, GARAMIN, dan Yayasan Cita Madani.
Vera Kristina Sirait Asodoma, Staf Ahli TP PKK NTT dan Ketua Pokja PAUD, menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini.
“Penanganan ATS bukan hanya urusan sekolah, tapi tanggung jawab semua elemen masyarakat,” ujarnya.












