Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa listrik adalah hak dasar warga negara dan PLN memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Melalui LUTD, kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati akses listrik. Karena listrik bukan hanya soal terang, tapi juga soal membuka peluang pendidikan, ekonomi, dan kehidupan yang lebih baik,” kata Darmawan.
Hingga Agustus 2025, tercatat 7.978 keluarga telah menikmati sambungan listrik gratis melalui LUTD.
PLN memastikan program ini akan terus dilanjutkan, dengan prioritas menyasar daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk wilayah-wilayah di Nusa Tenggara Timur yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam aspek kelistrikan.
Langkah nyata PLN ini menjadi simbol solidaritas dan semangat gotong royong di tengah perayaan kemerdekaan, menjadikan listrik sebagai kunci pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di seluruh Indonesia.












