Langkah ini sejalan dengan tiga program prioritas TP PKK NTT, yakni:
1. Gempur Stunting,
2. Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, dan
3. Pencegahan Kekerasan terhadap Ibu dan Anak.
Melalui kolaborasi strategis bersama UNICEF, TP PKK NTT berharap pendekatan yang dimulai dari level paling dasar pendidikan ini dapat menjadi model percontohan (pilot project) untuk wilayah lain di Indonesia yang juga menghadapi tantangan serupa.
Balita wasting memiliki resiko tiga kali lipat menjadi stunting dan kejadian wasting khususya gizi buruk meningkatkan resiko kematian anak hingga 12 kali lebih tinggi dibandingkan anak dengan gizi baik.
Dukungan Berkelanjutan UNICEF
UNICEF melalui Nutrition Officer UNICEF Perwakilan NTT dan NTB, ibu Hai Raga Lawa menyatakan komitmen UNICEF untuk terus mendukung program-program pemerintah yang menempatkan anak sebagai fokus utama pembangunan berkelanjutan di daerah.
Program kerjasama akan mendukung penguatan PAUD HI di 22 kabupaten/kota, dengan penguatan secara intensif akan dimulai di Kota Kupang, dan direncanakan dikembangkan di kabupaten lain dengan tingkat wasting dan stunting yang masih tinggi berdasarkan pemetaan TP PKK, UNICEF dan mitra teknis lainnya.











