Rangkaian Kegiatan
Rakor ini diisi dengan berbagai bentuk kegiatan, antara lain:
1. Sidang pleno dengan pemaparan kebijakan dan materi tematik;
2. Diskusi kelompok untuk membahas strategi penguatan layanan PAUD di daerah;
3. Kunjungan lapangan ke tiga lembaga PAUD percontohan di Kota Kupang;
4. Kunjungan ke Dapur MBG dan Mal Pelayanan Publik (MPP);
5. Workshop tematik bersama mitra pembangunan, termasuk sesi sosialisasi HIV/AIDS yang difasilitasi oleh UNICEF dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh berbagai narasumber dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Dinas Kesehatan Provinsi NTT, TP3P2A, serta lembaga UNICEF yang selama ini menjadi mitra aktif dalam pengembangan layanan PAUD di NTT.
Pesan Bunda PAUD Provinsi NTT
Bunda PAUD Provinsi NTT, Ny. Asty Laka Lena, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun generasi unggul di masa depan.

“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi bagi terbentuknya manusia berkualitas. Pada fase inilah perkembangan motorik, emosional, sosial, dan intelektual anak dibentuk. Jika kita memberikan layanan PAUD yang baik, maka kita sedang menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk masa depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan Bunda PAUD bukan sekadar simbol, melainkan figur sentral yang mampu menggerakkan partisipasi keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen pemerintah dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
“Bunda PAUD harus menjadi lokomotif gerakan bersama yang menumbuhkan kesadaran bahwa membangun bangsa dimulai dari anak usia dini,” tegasnya.











