Namun, dalam kondisi bencana yang sedang dihadapi Flores, pameran tahun ini memiliki makna tambahan sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian sosial.
Pemerintah Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Terdampak
Selain menggalang solidaritas melalui pameran, Pemerintah Provinsi NTT juga mengambil langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa tetap terpenuhi.
Melki mengatakan warga yang membutuhkan makanan, minuman, pakaian, selimut maupun kebutuhan mendesak lainnya dapat berkoordinasi dengan toko atau kios terdekat.
“Sejak pagi tadi kami sudah putuskan, untuk seluruh masyarakat terdampak bencana di Pulau Flores yang butuh makanan, pakaian, selimut, silakan koordinasi dengan toko atau kios terdekat untuk dibantu. Pembayarannya nanti dari pemerintah,” jelasnya.
Kebijakan tersebut diambil agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan mendesak dengan cepat tanpa harus menunggu seluruh bantuan pemerintah tiba di lokasi.
Penanganan Gempa Terus Dikoordinasikan
Di sisi lain, Pemprov NTT terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, BPBD, TNI-Polri, Basarnas, BMKG, BNPB serta berbagai unsur terkait untuk memastikan penanganan tanggap darurat berjalan cepat dan terkoordinasi.
Gubernur bersama Pimpinan DPRD Provinsi NTT dan jajaran Forkopimda juga telah turun ke sejumlah lokasi terdampak untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan di lapangan.










