2. Wilhelmus Geri | 1122 Suara
3. Maria Regina Knaofmone | 1110 Suara
4. Margaritha T. B. Muli | 842 Suara
5. Fransiskus Ola Krowin | 838 Suara
6. Gerardus Gaga | 699 Suara
7. Yohanis Vianay Anggal | 550 Suara
Calon Pengawas:
1. Ambrosius Pan | 1778 Suara
2. Lukas Wuka Huler | 1438 Suara
3. Kasimir Senin | 1326 Suara
4. Kamilius Kadju | 1273 Suara
5. Elias Koa | 1203 Suara
Lambert menegaskan bahwa daftar tersebut masih bersifat sementara dan akan difinalisasi melalui rapat lanjutan sebelum diumumkan secara resmi.
“Nama-nama ini masih sementara. Kita akan rapatkan dulu untuk memastikan semuanya sebelum diumumkan secara resmi,” tegasnya.
Mekanisme Pemilihan Ketua
Lebih lanjut, Lambert menjelaskan bahwa mekanisme penentuan Ketua Pengurus dan Ketua Pengawas tidak didasarkan pada perolehan suara terbanyak saat Pra RAT, melainkan melalui voting internal di antara mereka yang telah lolos pada RAT nanti.
“Nanti pengurus dan pengawas yang terpilih akan melakukan voting internal untuk menentukan ketua dan struktur lengkap,” jelasnya.
Ia juga mencontohkan pengalamannya pada periode sebelumnya, di mana dirinya terpilih sebagai Ketua Pengurus melalui mekanisme tersebut meskipun tidak memperoleh suara terbanyak saat proses awal.








