Dukungan Kantor Pusat dan KCU TTS
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Pusat melalui Ibu Geby, Staf Pengendalian Internal, serta jajaran manajemen KCU TTS seperti Manager KCU TTS Yohanes Severinus Padeng dan Sekretaris MIDI KCU TTS, Verawati Naomi Lado.
Yohanes Severinus Padeng menegaskan pentingnya diklat rutin bagi pengelola kelompok untuk menjaga standar pelayanan koperasi.
“Tantangan pelayanan semakin besar. Karena itu pengelola kelompok tidak boleh bekerja dengan cara lama. Mereka harus menguasai prosedur, memahami risiko, dan mampu memberikan edukasi ke anggota,” ungkap Padeng.
Ia juga menekankan komitmen KCU TTS untuk selalu mendukung peningkatan kapasitas para pengelola.
“KCU TTS tidak bisa maju tanpa kelompok yang kuat. Kami ingin memastikan bahwa semua pengelola bergerak dengan pemahaman yang sama” jelasnya.
Materi Diklat yang diberikan
Peserta mendapatkan sejumlah materi inti, mulai dari:
1. Idiologi CU
2. Jati diri CU dan Sejarah CU Obor Mas
3. Visi dan misi Kopdit Obor Mas
4. Frame work sahabat Obor Mas
5. Sosialisasi Keputusan RAT
6. Hak dan Kewajiban Pengelola Sahabat Obor Mas
7. Produk dan layanan Kopdit Obor Mas
8. Strategi Pemasaran
9. Customer relationship
Materi disampaikan melalui presentasi, diskusi kelompok, dan simulasi kasus agar peserta dapat mengaplikasikan ilmu di tempat tugas masing-masing.
Komitmen untuk Peningkatan Pelayanan
Manajemen KCU TTS berharap kegiatan ini dapat menghasilkan pengelola kelompok yang lebih kompeten, profesional, dan konsisten menjalankan sistem pelayanan koperasi.
Mbete menegaskan bahwa pengembangan kapasitas tidak boleh berhenti.
“Pelatihan seperti ini akan terus dilakukan. Kami ingin seluruh pengelola kelompok bergerak seirama supaya Obor Mas tetap dipercaya dan menjadi alat pemajuan ekonomi keluarga,” katanya.
Sementara itu, Yohanes Padeng memastikan KCU TTS siap mendampingi kelompok dalam penerapan hasil diklat.
“Pengetahuan ini harus diterapkan. Kami akan terus memantau, mengevaluasi, dan membantu pengelola agar semua standar layanan benar-benar berjalan,” tutup Padeng.












