Saat usaha itu mulai menunjukkan hasil, Jeny kembali mengakses pinjaman kedua untuk memperluas usahanya—hingga kini berdiri sepuluh kamar kos dua lantai yang nyaris selalu penuh dihuni penyewa.
Atas konsistensi dan kedisiplinannya itu, Jeny dinobatkan sebagai Anggota Loyal Kopdit Swasti Sari Cabang Waibakul.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Wakil General Manager (WGM) Kopdit Swasti Sari, Kasmirus Kopong, dalam kunjungan langsung ke rumah Jeny.
“Kami bangga memiliki anggota seperti Ibu Jeny. Beliau bukan hanya anggota yang taat, tapi juga bukti bahwa perempuan—meski seorang ibu rumah tangga—memiliki potensi besar dalam membangun ekonomi keluarga,” tutur Kasmirus dengan bangga.
Bukan Sekadar Pinjaman, Tapi Proses Pendampingan
Dalam kunjungannya, WGM dan tim manajemen Kopdit Swasti Sari juga berdiskusi dengan Jeny seputar pengembangan usaha dan tantangan ke depan.
Kasmirus menegaskan bahwa koperasi tidak hanya memberi pinjaman, tapi juga melakukan pendampingan usaha secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa pinjaman dimanfaatkan secara produktif, dan anggota betul-betul merasakan dampaknya dalam kehidupan mereka,” tegas Kasmirus.
Ia juga menambahkan, semangat koperasi bukanlah soal simpan-pinjam semata, tetapi soal tumbuh bersama, seperti yang dilakukan oleh Jeny—tumbuh dari mimpi kecil hingga menjadi pelaku usaha yang menginspirasi.












