Menurutnya, semangat gotong royong dan solidaritas menjadi nilai yang terus dijaga oleh keluarga besar IKKEF dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tidak seberapa yang kami berikan, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan cinta kami kepada anak-anak di panti asuhan ini. Semoga bantuan ini dapat membantu dan menjadi tanda bahwa mereka tidak berjalan sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Siprianus.

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Guardian Holy Angel, Suster Marisa da Costa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan keluarga besar IKKEF Kupang.
Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya membantu meringankan kebutuhan panti pascakebakaran, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para pengelola dan anak-anak panti untuk terus bangkit menghadapi situasi yang sulit.
“Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada keluarga besar IKKEF Kupang. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban kami, tetapi juga memberi semangat bahwa masih banyak orang yang peduli dan hadir bersama kami dalam masa sulit,” ungkap Suster Marisa.












