Waktu pelaksanaan tercatat 29 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Kontraktor pelaksana adalah PT Amar Jaya Pratama, dengan konsultan pengawas PT Arci Pratama Konsultan.
Sejumlah pakar konstruksi jalan yang dikutip media tersebut menilai, kerusakan dini seperti ini tidak lazim terjadi apabila seluruh tahapan teknis dikerjakan sesuai spesifikasi.
Retak pada umur aspal yang sangat muda disebut sebagai indikator adanya persoalan mendasar, baik pada kepadatan, ketebalan, kualitas material, maupun kondisi tanah dasar.
Menurut penjelasan akademisi teknik sipil yang dihubungi fajartimor.com, retak tipe fatigue cracking atau retak buaya umumnya terjadi akibat kegagalan struktur pondasi.
Jika tanah dasar tidak stabil atau agregat tidak dipadatkan secara maksimal, beban kendaraan akan langsung menekan lapisan atas sehingga memicu keretakan.
Selain itu, faktor suhu penghamparan hotmix, standar pemadatan, hingga sistem drainase juga disebut berpengaruh besar terhadap daya tahan jalan.
Aspal yang dihampar pada suhu tidak ideal atau tidak mencapai kepadatan minimal berisiko memiliki rongga udara tinggi, sehingga air mudah meresap dan mempercepat kerusakan.












