Scroll untuk baca artikel
Daerah

Jalan Nasional di Fatukoa Baru Selesai Dikerjakan, Aspal Sudah Retak

Avatar photo
×

Jalan Nasional di Fatukoa Baru Selesai Dikerjakan, Aspal Sudah Retak

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tim |  Editor: Redaksi

Waktu pelaksanaan tercatat 29 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Papan Informasi Proyek

Kontraktor pelaksana adalah PT Amar Jaya Pratama, dengan konsultan pengawas PT Arci Pratama Konsultan.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Sejumlah pakar konstruksi jalan yang dikutip media tersebut menilai, kerusakan dini seperti ini tidak lazim terjadi apabila seluruh tahapan teknis dikerjakan sesuai spesifikasi.

Retak pada umur aspal yang sangat muda disebut sebagai indikator adanya persoalan mendasar, baik pada kepadatan, ketebalan, kualitas material, maupun kondisi tanah dasar.

Baca Juga :  Cicil Emas Pegadaian Jadi Pilihan Investasi Masyarakat, Angsuran Mulai Rp50 Ribu per Bulan

Menurut penjelasan akademisi teknik sipil yang dihubungi fajartimor.com, retak tipe fatigue cracking atau retak buaya umumnya terjadi akibat kegagalan struktur pondasi.

Jika tanah dasar tidak stabil atau agregat tidak dipadatkan secara maksimal, beban kendaraan akan langsung menekan lapisan atas sehingga memicu keretakan.

Selain itu, faktor suhu penghamparan hotmix, standar pemadatan, hingga sistem drainase juga disebut berpengaruh besar terhadap daya tahan jalan.

Aspal yang dihampar pada suhu tidak ideal atau tidak mencapai kepadatan minimal berisiko memiliki rongga udara tinggi, sehingga air mudah meresap dan mempercepat kerusakan.