Ia juga berharap agar Diva Project bisa direplikasi di berbagai kabupaten dan kota di NTT.
“Potensinya besar, terutama untuk mendukung budi daya ikan, pertanian organik, dan peningkatan gizi masyarakat,” lanjutnya.
Diva Project, Solusi Nasional
Direktur PT. Biocycle Indo, Christoper Tanu Wijaya, menjelaskan bahwa larva Black Soldier Fly mampu mengurai berbagai jenis limbah organik, termasuk limbah pertanian dan sisa makanan, menjadi biomassa bernutrisi yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan hewan atau pupuk alami.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri PPN/Bappenas, Frans Dabukke, menyatakan bahwa Diva Project selaras dengan program prioritas nasional.
“Jika berhasil, Diva Project akan kami jadikan role model dan akan direplikasi secara nasional. Ini bagian dari visi besar pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Direktur Pemenuhan Gizi Nasional BGN, Nurjaeni, juga menyebut bahwa Diva Project berpotensi mendukung pelaksanaan Program MBG (Menuju Bebas Gizi Buruk) di NTT, dengan memanfaatkan limbah menjadi pakan dan pupuk lokal.
Acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, sebagai tanda peresmian Diva Project dan renovasi sumur bor di SPN Polda NTT, yang kini siap dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas harian.












