Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman di Manggarai, Operasi 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem

Avatar photo
×

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman di Manggarai, Operasi 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

MANGGARAI| BuletinNTT.com – Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Manggarai, Manggarai Barat, dan sekitarnya sempat mengalami kendala akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan tetap aman dengan menjalankan operasi 24 jam penuh di fasilitas distribusi.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Suplai BBM ke SPBU mengalir 24 jam. Itu komitmen kami untuk menjamin ketersediaan BBM di wilayah terdampak,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Sabtu (16/8/2025).

Baca Juga :  Koperasi Kredit Plelu Meluk Dorong Regenerasi Pemimpin Muda Lewat Lokakarya di Maumere

Pertamina melakukan upaya mitigasi dengan menambah titik alih suplai. Selain dari Terminal BBM Maumere, kini distribusi juga diperkuat dari Terminal BBM Ende. Sementara jalur utama tetap melalui Fuel Terminal Reo.

Cegah Panic Buying dan Spekulasi BBM

Cuaca buruk menyebabkan keterlambatan kapal tanker pengangkut BBM, yang memicu panic buying di tengah masyarakat.

Bahkan, Pertamina mengidentifikasi praktik spekulan yang membeli BBM secara berlebihan untuk diperjualbelikan kembali.

“Pengisian BBM di SPBU kini kami prioritaskan untuk konsumen kendaraan. Konsumen non-kendaraan kami batasi agar suplai tidak disalahgunakan,” jelas Ahad.

Baca Juga :  Pascamediasi Kopdit Swasti Sari, Imelda Anin dan Kasmirus Kopong Kembali Bertugas, Lima Bank Diminta Layani Transaksi

Mitigasi Lanjutan: Koordinasi dengan Pemda dan APH

Pertamina juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pengaturan pola pembelian BBM guna mengurai antrean panjang di SPBU. Upaya ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.