Scroll untuk baca artikel
Sport

SMP Katolik Adisucipto Penfui Juara Rafael Cup III, Taklukkan SMP Katolik Geovani Melalui Adu Penalti

Avatar photo
×

SMP Katolik Adisucipto Penfui Juara Rafael Cup III, Taklukkan SMP Katolik Geovani Melalui Adu Penalti

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Foto : Euforia Tim SMP Katolik Adisucipto Penfui, Bersama Suporter Usai Menangkan Laga Rafael Cup III

KUPANG | BuletinNTT.com — Tim B SMP Katolik Adisucipto Penfui berhasil meraih juara pertama Turnamen Rafael Cup III yang diselenggarakan Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi, Kota Kupang.

SMP Katolik Adisucipto Penfui B memastikan gelar juara setelah mengalahkan SMPK Giovani melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Sementara itu, SMP Katolik Santa Maria Assumpta menempati posisi ketiga dalam turnamen sepak bola antarpelajar tersebut.

SMP Katolik Adisucipto Penfui B Tampil sebagai Juara

Kemenangan ini menjadi pencapaian tersendiri bagi SMP Katolik Adisucipto Penfui B, setelah para pemain menjalani persiapan dan latihan intensif menjelang turnamen.

Baca Juga :  Kemenangan Bildad Thonak Atas Izhak Rihi Jadi Kemenangan Seluruh Advokat

Kepala SMP Katolik Adisucipto Penfui, RD. Yonas Kamlasi, Pr., mengaku bersyukur atas keberhasilan anak-anak didiknya meraih juara pertama Rafael Cup III.

“Anak-anak kita sudah ikut serta dalam turnamen Rafael Cup yang ketiga. Kami bersyukur karena mereka diberikan kesempatan menjadi juara dalam turnamen edisi ketiga ini,” ungkapnya, Sabtu (26/09/2026).

Foto : RD. Yonas Kamlasi, Pr. | Kepala SMP Katolik Adisucipto Penfui

Menurut Romo Yonas, para pemain telah mempersiapkan diri dan memiliki tekad kuat untuk menjadi juara.

Ia menyebut, semangat dan perjuangan para pemain terlihat dari keikutsertaan sekolah yang mengirimkan dua tim dalam kompetisi tersebut.

Baca Juga :  Sengketa Swasti Sari Masuk Mediasi, Fransisco Bessi Berharap Hasilkan Solusi dan Menjamin Pelayanan Kepada Anggota

“Anak-anak memang selama ini sudah menyiapkan diri. Mereka terobsesi untuk menjadi juara dan sungguh-sungguh berjuang,” ujarnya.

Romo Yonas mengatakan, gelar juara tersebut menjadi tanggung jawab baru bagi sekolah untuk mempersiapkan tim menghadapi Rafael Cup IV.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pelatih. Dengan menjadi juara pertama, kami harus lebih siap lagi untuk tahun depan agar bisa tampil lebih baik,” katanya.

Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan bakat dan potensi mereka.

“Semoga dengan menjadi juara, mereka semakin termotivasi membangun diri sebagai anak-anak muda yang punya potensi baik dan terus mengembangkan bakat untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.