Rafael Cup Jadi Ajang Pengembangan Bakat Pelajar
Preses Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi Kupang, Romo Kristoforus Bano Taslulu, Pr., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Ia menegaskan, Rafael Cup bukan semata-mata kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, melainkan juga wadah menggali potensi dan bakat olahraga para pelajar.
“Terima kasih untuk seluruh tim yang telah bertanding dengan baik. Semua menjaga sportivitas,” ungkap Romo Kresen.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mendorong para pelajar untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan sepak bola.
“Ini ajang untuk menggali bakat-bakat anak-anak kita. Kita dorong mereka untuk terus berlatih dengan baik,” katanya.
Romo Kresen menambahkan, turnamen Rafael Cup akan terus diselenggarakan setiap tahun sebagai ruang pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda.
Rafael Cup pertama digelar pada 2024, dengan SMPK Santa Familia Sikumana keluar sebagai juara pertama.
Pada edisi perdana tersebut, SMPK Santa Theresia meraih juara kedua, sedangkan SMPK Giovani menempati posisi ketiga.
Pada Rafael Cup II, SMPK Santa Theresia menjadi juara pertama, SMPK Giovanni juara kedua, dan SMPK Santo Yoseph Naikoten juara ketiga.
Pada Rafael Cup III, SMP Katolik Adisucipto Penfui B berhasil membawa pulang gelar juara pertama, SMPK Giovanni menjadi juara kedua, dan SDK Santa Maria Assumpta meraih juara ketiga.
Selain perebutan gelar juara, Alvin Bai dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak atau top skor Rafael Cup III dengan koleksi lima gol.












