Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Siswa SD di Ngada Akhir Hidup Karena Tak Mampu Beli Buku: Gubernur NTT Marah Besar

Avatar photo
×

Siswa SD di Ngada Akhir Hidup Karena Tak Mampu Beli Buku: Gubernur NTT Marah Besar

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com –Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, Rabu (04/01/2026) marah atas meninggalnya seorang anak asal Kabupaten Ngada.

Siswa SD di Ngada ini diduga meninggal berkaitan dengan kemiskinan dan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar pendidikan.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Siswa SD di Ngada Meninggal

Gubernur Melki menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kegagalan serius negara dalam melindungi warganya, terutama kelompok paling rentan.

“Saya marah dan malu sebagai gubernur. Masa ada warga negara Indonesia, asal NTT, mati hanya karena miskin,” tegas Melki dengan nada keras.

Baca Juga :  Opini | Wapres Catat Aspirasi di Kertas, Gubernur di HP: Benarkah Pak Gub?

Gubernur NTT Marah

Gubernur semakin marah mengetahui hingga pernyataan tersebut disampaikan,  Pemerintah Kabupaten Ngada belum datang mewakili pemerintah untuk melayat.

“Tadi malam saya cek terakhir, belum ada Pemda Ngada turun secara resmi. Ini tidak boleh. Ini bentuk kegagalan pemerintah,” ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa kematian warga karena faktor sosial tidak boleh dianggap sebagai peristiwa biasa.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam situasi duka adalah bentuk paling dasar dari tanggung jawab negara.

“Walaupun itu kewenangan kabupaten, negara tidak boleh abai. Kuburkan dia secara layak. Dia mati sebagai manusia,” kata Gubernur.