<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yohanes Sason Helan Arsip - BuletinNTT.Com</title>
	<atom:link href="https://www.buletinntt.com/tag/yohanes-sason-helan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.buletinntt.com/tag/yohanes-sason-helan/</link>
	<description>Berita Bermakna, Inspirasi Nyata</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 05:03:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.buletinntt.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Yohanes Sason Helan Arsip - BuletinNTT.Com</title>
	<link>https://www.buletinntt.com/tag/yohanes-sason-helan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fransisco Bessi , Polemik Kopdit Swasti Sari: Legalitas Kepengurusan Diuji di Pengadilan</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/hukum-kriminal/fransisco-bessi-polemik-kopdit-swasti-sari-legalitas-kepengurusan-diuji-di-pengadilan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 05:03:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[aset koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[dualisme kepengurusan]]></category>
		<category><![CDATA[Fransisco Bessi]]></category>
		<category><![CDATA[gugatan perdata]]></category>
		<category><![CDATA[konflik Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[KSP Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[legalitas koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[sengketa koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wilhelmus Geri]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=5673</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/hukum-kriminal/fransisco-bessi-polemik-kopdit-swasti-sari-legalitas-kepengurusan-diuji-di-pengadilan/">Fransisco Bessi , Polemik Kopdit Swasti Sari: Legalitas Kepengurusan Diuji di Pengadilan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG | BuletinNTT.com —</strong> Polemik kepengurusan KSP Kopdit Swasti Sari kembali memanas.</p>
<p>Dua kubu sama-sama mengklaim memiliki dasar hukum atas kepengurusan koperasi, bahkan perselisihan kini merambah pada penguasaan aset.</p>
<p>Kubu Wilhelmus Geri melalui kuasa hukumnya, Fransisco Bessi, menegaskan memilih jalur hukum untuk menyelesaikan konflik tersebut.</p>
<p>Fransisco mengatakan pihaknya tetap berpegang pada kepengurusan Wilhelmus Geri yang menurut mereka disahkan melalui proses RAT di Hotel Harper Kupang pada 27 April 2026.</p>
<p>Ia menyebut pihaknya sedang menyiapkan gugatan perdata agar pengadilan menguji keabsahan masing-masing kepengurusan berdasarkan AD/ART, Undang-Undang Perkoperasian dan dokumen terkait.</p>
<p>“Biar semua jelas. Pengadilan yang akan menilai siapa yang memiliki dasar hukum yang benar,” ujar Fransisco, Senin (07/09/2026).</p>
<p>Ia juga meminta seluruh pihak tidak menggunakan tindakan sepihak maupun kekerasan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.</p>
<p>Menurut Fransisco, aset koperasi merupakan milik anggota. Ia menyebut terdapat sekitar 223 ribu anggota yang harus dilindungi kepentingannya.</p>
<h2>Kubu Yohanes Klaim Legalitas AHU</h2>
<p>Sementara itu, kubu Yohanes Sason Helan, seperti dilansir dari timexkupang.fajar.id menyatakan kepengurusan mereka telah memiliki legalitas berdasarkan dokumen Administrasi Hukum Umum (AHU) yang diterbitkan Kementerian Hukum.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/hukum-kriminal/fransisco-bessi-polemik-kopdit-swasti-sari-legalitas-kepengurusan-diuji-di-pengadilan/">Fransisco Bessi , Polemik Kopdit Swasti Sari: Legalitas Kepengurusan Diuji di Pengadilan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RALB Tetapkan Pengurus, Syarat Minimal S1/D4 di AD Swasti Sari Dipertanyakan</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/ralb-tetapkan-pengurus-syarat-minimal-s1-d4-di-ad-swasti-sari-dipertanyakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 14:34:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Dasar koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Rumah Tangga koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdit]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan S1 D4]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[RALB 1 Agustus 2026]]></category>
		<category><![CDATA[RALB Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[syarat Pengurus koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=5266</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/ralb-tetapkan-pengurus-syarat-minimal-s1-d4-di-ad-swasti-sari-dipertanyakan/">RALB Tetapkan Pengurus, Syarat Minimal S1/D4 di AD Swasti Sari Dipertanyakan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG | BuletinNTT.com –</strong> Persyaratan pendidikan minimal bagi Pengurus Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari menjadi sorotan setelah Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang digelar pada 1 Agustus 2026 menetapkan susunan Pengurus baru.</p>
<p>Sorotan tersebut muncul karena Anggaran Dasar (AD) Kopdit Swasti Sari secara tegas mengatur kualifikasi pendidikan bagi calon Pengurus.</p>
<p>Dalam Pasal 39 Ayat (2) huruf j, disebutkan bahwa calon Pengurus harus memiliki pendidikan serendah-rendahnya Sarjana (S1) atau Diploma IV (D4).</p>
<p>Ketentuan itu disampaikan Yohanis Vianay Anggal, SE, Bendahara Pengurus Kopdit Swasti Sari, saat menjelaskan persyaratan yang diatur dalam AD koperasi tersebut.</p>
<p>Menurut Yohanis, persyaratan calon Pengurus tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga menyangkut rekam jejak keuangan dan kedisiplinan anggota.</p>
<p>Dalam Pasal 39 Ayat (2), terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon Pengurus. Pada huruf d, calon Pengurus dipersyaratkan tidak tercatat dalam daftar kredit macet.</p>
<p>Sementara huruf e mengatur bahwa calon Pengurus merupakan anggota yang menjalankan hak dan kewajibannya secara baik dan benar, termasuk lancar membayar simpanan wajib serta angsuran pinjaman.</p>
<p>Sedangkan huruf j secara eksplisit menyebut persyaratan pendidikan minimal S1 atau D4.</p>
<h2>Nama Yohanes Sason Helan Disorot</h2>
<p>Persoalan kemudian mengemuka setelah hasil RALB 1 Agustus 2026 menetapkan sejumlah nama dalam struktur Pengurus, termasuk Yohanes Sason Helan.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/ralb-tetapkan-pengurus-syarat-minimal-s1-d4-di-ad-swasti-sari-dipertanyakan/">RALB Tetapkan Pengurus, Syarat Minimal S1/D4 di AD Swasti Sari Dipertanyakan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GM Swasti Sari Laporkan Yohanes Sason Helan ke Polisi</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/hukum-kriminal/gm-swasti-sari-laporkan-yohanes-sason-helan-ke-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 22:57:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pengrusakan]]></category>
		<category><![CDATA[ganti kunci]]></category>
		<category><![CDATA[Imelda Anin]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[laporan polisi]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Kupang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[ruang rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=5237</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/hukum-kriminal/gm-swasti-sari-laporkan-yohanes-sason-helan-ke-polisi/">GM Swasti Sari Laporkan Yohanes Sason Helan ke Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUPANG | BuletinNTT.com – Manajemen KSP Kopdit Swasti Sari melaporkan mantan General Manager, Yohanes Sason Helan (YSH), ke Polresta Kupang Kota.</p>
<p>Laporan itu atas dugaan tindak pidana pengrusakan terkait penggantian kunci ruang rapat di kantor pusat koperasi tanpa kewenangan.</p>
<p>Laporan tersebut diterima polisi pada Kamis (6/8/2026) dengan Nomor: LP/B/879/VIII/2026/SPKT/POLRESTA KUPANG KOTA/POLDA NTT. Pelapor adalah General Manager KSP Kopdit Swasti Sari, Imelda Anin.</p>
<figure id="attachment_5238" aria-describedby="caption-attachment-5238" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-5238" src="https://www.buletinntt.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260807-WA0000.jpg" alt="" width="650" height="932" /><figcaption id="caption-attachment-5238" class="wp-caption-text">Laporan Polisi</figcaption></figure>
<p>Dalam laporannya, Imelda mengaku mendapat informasi dari petugas keamanan bahwa seorang tukang kunci sedang mengganti kunci pintu ruang rapat di kantor Kopdit Swasti Sari, Jalan Sumba, Kota Kupang.</p>
<p>Saat mendatangi lokasi, Imelda mendapati proses penggantian kunci masih berlangsung. Ia mengaku sempat mempertanyakan dasar tindakan tersebut dan menanyakan apakah telah mendapat persetujuan pengurus. Namun, pekerjaan disebut tetap dilanjutkan.</p>
<p>Setelah kunci diganti, YSH bersama dua orang lainnya disebut masuk ke dalam ruang rapat, kemudian keluar dan kembali mengunci ruangan sebelum meninggalkan lokasi.</p>
<p>Imelda dalam laporannya juga menyatakan bahwa YSH sudah tidak lagi menjabat sebagai General Manager sejak akhir 2023, sehingga tindakan tersebut dinilai tidak memiliki dasar kewenangan dan dilaporkan ke kepolisian.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/hukum-kriminal/gm-swasti-sari-laporkan-yohanes-sason-helan-ke-polisi/">GM Swasti Sari Laporkan Yohanes Sason Helan ke Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengurus Kopdit Swasti Sari Tetap Fokus Bekerja, Frans Ola Krowin: Kami Jalankan Amanat RAT</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/pengurus-kopdit-swasti-sari-tetap-fokus-bekerja-frans-ola-krowin-kami-jalankan-amanat-rat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:27:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[buku biografi YSH]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Koperasi dan UMKM NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Frans Ola Krowin]]></category>
		<category><![CDATA[John Tuba Helan]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Konsumen Tunas Sari Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawas Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Puskopdit Bekade Timor]]></category>
		<category><![CDATA[Puskopdit BK3D Timor]]></category>
		<category><![CDATA[RALB]]></category>
		<category><![CDATA[RAT 2025]]></category>
		<category><![CDATA[RAT Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Independen]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=5208</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/pengurus-kopdit-swasti-sari-tetap-fokus-bekerja-frans-ola-krowin-kami-jalankan-amanat-rat/">Pengurus Kopdit Swasti Sari Tetap Fokus Bekerja, Frans Ola Krowin: Kami Jalankan Amanat RAT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>KUPANG | <a href="http://BuletinNTT.com">BuletinNTT.com</a> –</strong> Di tengah dinamika yang terjadi di internal KSP Kopdit Swasti Sari, jajaran pengurus, pengawas hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 dan manajemen memilih tetap fokus menjalankan tugas dan amanat yang telah diberikan anggota.</p>
<p dir="ltr">Sekretaris I Pengurus Kopdit Swasti Sari, Frans Ola Krowin, menegaskan bahwa pengurus yang telah dilantik secara sah masih mendapat dukungan dari berbagai pihak.</p>
<p dir="ltr">Dukungan itu datang dari Puskopdit BK3D Timor sebagai induk koperasi di wilayah Timor, hingga Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.</p>
<p dir="ltr">Menurut Frans, Puskopdit Bekade Timor meminta pengurus dan pengawas yang telah dilantik oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT untuk tidak menyerah menghadapi berbagai dinamika yang berkembang.</p>
<p dir="ltr">Sebaliknya, mereka diminta tetap menjalankan tugas dan fokus menyelesaikan seluruh rekomendasi yang telah diputuskan dalam forum RAT Tahun Buku 2025.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pesan dari Puskopdit jelas, pengurus dan pengawas tetap bekerja, jangan menyerah, dan tuntaskan semua keputusan RAT,&#8221; kata Frans, Selasa (04/08/2026).</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan, salah satu keputusan penting dalam RAT adalah pembentukan tim independen yang bertugas menelusuri sejumlah penggunaan dana yang menjadi perhatian anggota.</p>
<p dir="ltr">Ada tiga hal yang menjadi fokus investigasi tim tersebut. Pertama, dugaan penggunaan dana pengabdian sekitar Rp1 miliar. Kedua, penggunaan dana untuk penyusunan dan pencetakan buku biografi Yohanes Sason Helan (YSH). Ketiga, pembiayaan Koperasi Konsumen Tunas Sari Sejahtera.</p>
<p dir="ltr">Menurut Frans, proses investigasi saat ini masih berjalan. Tim independen dipimpin oleh Dr. John Tuba Helan dan bekerja berdasarkan mandat yang diberikan oleh forum RAT sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi.</p>
<p dir="ltr">Ia memastikan hasil kerja tim tidak akan berhenti di tengah jalan. Seluruh hasil investigasi nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada anggota dalam RAT Tahun Buku 2026.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tim independen terus bekerja. Semua hasilnya akan dipertanggungjawabkan dan dilaporkan kepada anggota pada RAT Tahun Buku 2026,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/pengurus-kopdit-swasti-sari-tetap-fokus-bekerja-frans-ola-krowin-kami-jalankan-amanat-rat/">Pengurus Kopdit Swasti Sari Tetap Fokus Bekerja, Frans Ola Krowin: Kami Jalankan Amanat RAT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RAT Kopdit Swasti Sari TB 2025 Bentuk Tim Investigasi Usut Dana Rp1 Miliar &#124; Ketua Tim Tak Ada Kondisi Mendasari RALB</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/rat-kopdit-swasti-sari-tb-2025-bentuk-tim-investigasi-usut-dana-rp1-miliar-ketua-tim-tak-ada-kondisi-mendasari-ralb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2026 15:41:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[berita ntt]]></category>
		<category><![CDATA[buku biografi YSH]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Pengabdian Rp1 Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Dr John Tuba Helan]]></category>
		<category><![CDATA[Frans Ola Krowin]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkop RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Tunas Sari Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[RALB Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Anggota Luar Biasa]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Anggota Tahunan]]></category>
		<category><![CDATA[RAT Kopdit Swasti Sari 2025]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Independen Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wilhelmus Geri]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=5185</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/rat-kopdit-swasti-sari-tb-2025-bentuk-tim-investigasi-usut-dana-rp1-miliar-ketua-tim-tak-ada-kondisi-mendasari-ralb/">RAT Kopdit Swasti Sari TB 2025 Bentuk Tim Investigasi Usut Dana Rp1 Miliar | Ketua Tim Tak Ada Kondisi Mendasari RALB</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG | BuletinNTT.com –</strong> Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXVII KSP Kopdit Swasti Sari Tahun Buku 2025 menghasilkan sejumlah keputusan penting yang akan menjadi perhatian seluruh anggota koperasi.</p>
<p>Selain menetapkan pengurus dan pengawas periode 2026–2028, forum tertinggi koperasi tersebut juga memutuskan membentuk Tim Independen untuk mengusut sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian anggota.</p>
<p>Keputusan itu tertuang dalam Berita Acara RAT XXXVII Tahun Buku 2025 sebagai bentuk komitmen anggota untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola koperasi yang baik.</p>
<p>Tiga persoalan yang akan diinvestigasi meliputi dugaan pemberian dana pengabdian sekitar Rp1 miliar, pembiayaan penyusunan buku biografi Yohanes Sason Helan (YSH), serta pembiayaan Koperasi Konsumen Tunas Sari Sejahtera.</p>
<p>Forum RAT menilai ketiga persoalan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh sehingga seluruh anggota memperoleh penjelasan berdasarkan fakta yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<h2>Tim Beranggotakan Sembilan Orang</h2>
<p>Untuk menjalankan tugas tersebut, RAT membentuk Tim Independen yang terdiri dari sembilan orang yang mewakili unsur penasihat, pengurus, dan anggota koperasi.</p>
<p>Dari unsur penasihat ditunjuk Dr. John Tuba Helan, sebagai ketua tim dan Drs. Martinus Seran. Unsur pengurus diwakili Wilhelmus Geri dan Gerardus Gaga.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/rat-kopdit-swasti-sari-tb-2025-bentuk-tim-investigasi-usut-dana-rp1-miliar-ketua-tim-tak-ada-kondisi-mendasari-ralb/">RAT Kopdit Swasti Sari TB 2025 Bentuk Tim Investigasi Usut Dana Rp1 Miliar | Ketua Tim Tak Ada Kondisi Mendasari RALB</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantan Pengawas Sebut, YSH Minta 0,1 Persen dari Total Aset Swasti Sari Sebelum Pensiun</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/mantan-pengawas-ysh-minta-01-persen-dari-total-aset-swasti-sari-sebelum-pensiun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 02:18:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[aset Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[GM Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KSP Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Lambert Ara Tukan]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan pensiun GM]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[rapat internal koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Tesar Gerans]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<category><![CDATA[YSH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=4643</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/mantan-pengawas-ysh-minta-01-persen-dari-total-aset-swasti-sari-sebelum-pensiun/">Mantan Pengawas Sebut, YSH Minta 0,1 Persen dari Total Aset Swasti Sari Sebelum Pensiun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG | BuletinNTT.com —</strong> Mantan Pengawas KSP Kopdit Swasti Sari, Tesar Gerans, ungkap adanya permintaan dana penghargaan pensiun yang disampaikan langsung oleh mantan General Manager (GM) Yohanes Sason Helan (YSH) dalam forum rapat internal lembaga.</p>
<p>Menurut Tesar, permintaan itu disampaikan secara terbuka di hadapan pengurus, pengawas, Wakil General Manager (WGM), hingga para kepala divisi dalam rapat internal koperasi saat itu.</p>
<p>“Dalam rapat internal, beliau secara terbuka meminta agar ketika memasuki masa pensiun, lembaga memberikan penghargaan sebesar 0,1 persen dari total aset koperasi,” ungkap Tesar, Jumat (22/05/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, saat permintaan itu disampaikan, total aset KSP Kopdit Swasti Sari berada di kisaran Rp970 miliar. Dengan hitungan tersebut, nilai penghargaan yang diminta mencapai sekitar Rp970 juta.</p>
<p>Tesar menegaskan bahwa dirinya bersama Ketua Pengurus aktif saat itu Lambert Ara Tukan, dalam diskusi sebenarnya hanya mempertimbangkan angka penghargaan di kisaran Rp250 juta hingga Rp300 juta sebagai bentuk penghormatan atas jasa mantan GM tersebut.</p>
<p>Namun hal lain terjadi dalam forum rapat berikutnya, Ketua Pengurus langsung ketuk palu, teman-teman sepakat ya, penghargaan untuk GM 1 M.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/mantan-pengawas-ysh-minta-01-persen-dari-total-aset-swasti-sari-sebelum-pensiun/">Mantan Pengawas Sebut, YSH Minta 0,1 Persen dari Total Aset Swasti Sari Sebelum Pensiun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FPA: Ada Apa  Ngotot Jadi Ketua Pengurus? Eks Pengawas Sebut YSH Minta Penghargaan 0,1 Persen dari Total Aset Swasti Sari</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/fpa-ada-apa-ngotot-jadi-ketua-pengurus-eks-pengawas-sebut-ysh-minta-penghargaan-01-persen-dari-total-aset-swasti-sari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 13:50:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Baltasar Mosa Gerans]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[buku biografi YSH]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[dana Rp1 miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Edmundus Talul]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Peduli Anggota]]></category>
		<category><![CDATA[FPA Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KSP Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[mantan GM Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[pengurus Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[RAT Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Santunan Anggota]]></category>
		<category><![CDATA[Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<category><![CDATA[YSH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=4632</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/fpa-ada-apa-ngotot-jadi-ketua-pengurus-eks-pengawas-sebut-ysh-minta-penghargaan-01-persen-dari-total-aset-swasti-sari/">FPA: Ada Apa  Ngotot Jadi Ketua Pengurus? Eks Pengawas Sebut YSH Minta Penghargaan 0,1 Persen dari Total Aset Swasti Sari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG | BuletinNTT.com —</strong> Polemik internal KSP Kopdit Swasti Sari terus memanas pasca pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 dan pelantikan pengurus serta pengawas koperasi.</p>
<p>Anggota Forum Peduli Anggota (FPA) Kopdit Swasti Sari, Edmundus Talul, mengkritik sikap Yohanes Sason Helan (YSH) bersikukuh menjadi Ketua Pengurus.</p>
<p>Mundus, mempertanyakan ada apa dibalik sikap YSH yang ingin kembali menduduki posisi strategis di koperasi, apakah ada kaitan dengan upaya melindungi diri dari berbagai persoalan yang mulai terungkap ke publik.</p>
<p>“Sekarang dia terus berupaya menjadi ketua pengurus, ada apa dibalik itu? Jangan &#8211; jangan dugaan saya upaya melindungi diri dari persoalan yang mulai terkuak,” ujar Mundus, Jumat (22/5/2026).</p>
<h2><strong>Dana Rp1 Miliar dan Buku Biografi</strong></h2>
<p>Mundus mengungkap sejumlah persoalan yang menurutnya mulai terbuka di forum RAT, mulai dari pemberian uang penghargaan Rp1 miliar kepada YSH hingga penggunaan dana koperasi untuk pencetakan buku biografi mantan GM tersebut.</p>
<p>Ia menyebut buku biografi itu dicetak menggunakan dana koperasi yang notabene merupakan uang milik anggota.</p>
<p>“Buku itu dicetak pakai dana koperasi dan terungkap di forum RAT,” katanya.</p>
<p>Menurut Mundus, apabila benar menggunakan dana koperasi untuk kepentingan pribadi atau di luar kebutuhan anggota, maka dana tersebut wajib dipertanggungjawabkan dan dikembalikan.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/fpa-ada-apa-ngotot-jadi-ketua-pengurus-eks-pengawas-sebut-ysh-minta-penghargaan-01-persen-dari-total-aset-swasti-sari/">FPA: Ada Apa  Ngotot Jadi Ketua Pengurus? Eks Pengawas Sebut YSH Minta Penghargaan 0,1 Persen dari Total Aset Swasti Sari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengurus &#8211; Pengawas Telah Dilantik, Sason Helan Masih Ngotot Jadi Ketua: &#8220;Arnoldus Lalang Mempertanyakan Motifnya&#8221;</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/pengurus-pengawas-telah-dilantik-sason-helan-masih-ngotot-jadi-ketua-arnoldus-lalang-mempertanyakan-motifnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 03:12:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Arnoldus Lalang]]></category>
		<category><![CDATA[buku autobiografi YSH]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[dana Rp1 miliar]]></category>
		<category><![CDATA[konflik internal koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Lewoleba]]></category>
		<category><![CDATA[pengawas Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[pengurus Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[RAT Swasti Sari 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[TPF Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=4558</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/pengurus-pengawas-telah-dilantik-sason-helan-masih-ngotot-jadi-ketua-arnoldus-lalang-mempertanyakan-motifnya/">Pengurus &#8211; Pengawas Telah Dilantik, Sason Helan Masih Ngotot Jadi Ketua: &#8220;Arnoldus Lalang Mempertanyakan Motifnya&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LEWOLEBA —BuletinNTT.com &#8211;</strong> Dinamika internal KSP Kopdit Swasti Sari pasca pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 masih terus bergulir.</p>
<p>Sejumlah anggota mulai angkat bicara terkait berbagai polemik yang mencuat dalam forum tertinggi koperasi tersebut.</p>
<p>Termasuk sikap Yohanes Sason Helan (YSH) yang dinilai masih tetap bersikeras menjadi Ketua Pengurus meski proses RAT telah selesai dan pengurus-pengawas terpilih telah resmi dilantik.</p>
<p>Salah satu sorotan datang dari Arnoldus Lalang, anggota Kopdit Swasti Sari Delegasi Cabang Lewoleba, Kabupaten Lembata.</p>
<p>Ia mempertanyakan alasan di balik sikap YSH yang dinilai terus ngotot mempertahankan posisi ketua di tengah keputusan forum yang telah sah melalui ketuk palu sidang.</p>
<p>“Meski forum RAT Tahun Buku sudah sah melalui ketuk palu, namun Sason Helan tetap ngotot untuk menjadi ketua&#8221;.</p>
<p>&#8220;Bahkan setelah pengurus dan pengawas terpilih dilantik, ia masih tetap ngotot. Ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi anggota,” ujar Arnoldus, Selasa (19/05/2026).</p>
<figure id="attachment_4559" aria-describedby="caption-attachment-4559" style="width: 541px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4559" src="https://www.buletinntt.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260519_110533.jpg" alt="" width="541" height="998" /><figcaption id="caption-attachment-4559" class="wp-caption-text">Arnoldus Lalang | Anggota Kopdit Swasti Sari, Peserta RAT TB 2025</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, sikap tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan anggota mengenai tujuan sebenarnya dari upaya mempertahankan posisi tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/pengurus-pengawas-telah-dilantik-sason-helan-masih-ngotot-jadi-ketua-arnoldus-lalang-mempertanyakan-motifnya/">Pengurus &#8211; Pengawas Telah Dilantik, Sason Helan Masih Ngotot Jadi Ketua: &#8220;Arnoldus Lalang Mempertanyakan Motifnya&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri Rapat Perdana Pengurus &#8211; Pengawas Kopdit Swasti Sari, Anggota Apresiasi Kedewasaan YSH</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/hadiri-rapat-perdana-pengurus-pengawas-kopdit-swasti-sari-anggota-apresiasi-kedewasaan-ysh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 17:51:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BuletinNTT.com]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[kota kupang]]></category>
		<category><![CDATA[KSP Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Larantuka]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawas Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Pengurus Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[RAT Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Simon Kiwang]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=4530</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/hadiri-rapat-perdana-pengurus-pengawas-kopdit-swasti-sari-anggota-apresiasi-kedewasaan-ysh/">Hadiri Rapat Perdana Pengurus &#8211; Pengawas Kopdit Swasti Sari, Anggota Apresiasi Kedewasaan YSH</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FLORES TIMUR | BuletinNTT.com –</strong> Anggota KSP Kopdit Swasti Sari Cabang Larantuka, Simon Kiwang, mengapresiasi kehadiran Yohanes Sason Helan (YSH) dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua I Pengurus pada rapat perdana Pengurus dan Pengawas KSP Kopdit Swasti Sari periode 2026–2028, di Kantor Pusat, Jalan Fatubesi Oeba, Kota Kupang, Jumat (15/5/2026).</p>
<p>Menurut Simon, kehadiran YSH pada rapat perdana tersebut menunjukkan sikap dewasa dalam menyikapi dinamika organisasi yang sempat berkembang pasca penetapan komposisi kepengurusan hasil RAT Tahun Buku 2025.</p>
<p>“Kehadiran YSH sebagai Wakil Ketua I pada rapat perdana Pengurus dan Pengawas merupakan sikap yang dewasa dalam dinamika berorganisasi, sehingga polemik terkait komposisi struktur kepengurusan periode 2026–2028 tidak mengganggu roda organisasi Kopdit Swasti Sari,” ujar Simon Kiwang.</p>
<p>Ia menegaskan, pelantikan Pengurus dan Pengawas KSP Kopdit Swasti Sari oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Linus Liao telah dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan prosedur hukum yang berlaku.</p>
<p>Simon menjelaskan, pengesahan komposisi Pengurus dan Pengawas dilakukan dalam forum Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada 26 April 2026, setelah sebelumnya melalui proses musyawarah pengurus dan pengawas terpilih yang difasilitasi panitia pemilihan.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/hadiri-rapat-perdana-pengurus-pengawas-kopdit-swasti-sari-anggota-apresiasi-kedewasaan-ysh/">Hadiri Rapat Perdana Pengurus &#8211; Pengawas Kopdit Swasti Sari, Anggota Apresiasi Kedewasaan YSH</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakil Ketua Pengurus YSH Ikut Rapat Perdana Pengurus &#8211; Pengawas Swasti Sari, Isu Dana 2 M Hoax</title>
		<link>https://www.buletinntt.com/ekonomi/wakil-ketua-pengurus-ysh-ikut-rapat-perdana-pengurus-pengawas-swasti-sari-isu-dana-2-m-hoax/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BuletinNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 12:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[berita ntt]]></category>
		<category><![CDATA[buletinntt]]></category>
		<category><![CDATA[Dana 2 Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Hoaks Dana 2 Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Imelda Anin]]></category>
		<category><![CDATA[Kasmirus Kopong]]></category>
		<category><![CDATA[kopdit swasti sari]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Linus Lusi]]></category>
		<category><![CDATA[Lukas Huler]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawas Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Perdana Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[RAT Kopdit Swasti Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Wilhelmus Geri]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Sason Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.buletinntt.com/?p=4516</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/wakil-ketua-pengurus-ysh-ikut-rapat-perdana-pengurus-pengawas-swasti-sari-isu-dana-2-m-hoax/">Wakil Ketua Pengurus YSH Ikut Rapat Perdana Pengurus &#8211; Pengawas Swasti Sari, Isu Dana 2 M Hoax</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG — BuletinNTT.com</strong> – Polemik pasca pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopdit Swasti Sari kembali menjadi perhatian publik setelah Wakil Ketua Pengurus terpilih periode 2026–2028, Yohanes Sason Helan (YSH), diketahui menghadiri rapat perdana pengurus dan pengawas bersama jajaran manajemen, Jumat (15/05/2026).</p>
<p>Kehadiran YSH dalam rapat tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya ia menolak proses pemilihan dan pelantikan pengurus serta pengawas hasil RAT Kopdit Swasti Sari tahun buku 2025.</p>
<p>Namun fakta berbeda terlihat dalam rapat perdana yang dipimpin langsung Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari, Wilhelmus Geri.</p>
<figure id="attachment_4517" aria-describedby="caption-attachment-4517" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4517" src="https://www.buletinntt.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0079.jpg" alt="" width="650" height="474" srcset="https://www.buletinntt.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0079.jpg 650w, https://www.buletinntt.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0079-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /><figcaption id="caption-attachment-4517" class="wp-caption-text">Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari Periode 2026 &#8211; 2028 Saat Memimpin Rapat Perdana Pengurus, Pengawas dan Manjemsn</figcaption></figure>
<p>Dalam forum resmi itu, YSH hadir bersama jajaran pengurus lainnya dan terlibat aktif dalam agenda rapat. Bahkan, kehadiran YSH daftar hadir rapat yang ditandatangani langsung olehnya.</p>
<p>Dokumen absensi tersebut menjadi bukti bahwa dirinya hadir dan terlibat dalam rapat resmi kepengurusan Kopdit Swasti Sari periode 2026–2028.</p>
<p>Selain dihadiri unsur pengurus, rapat juga diikuti jajaran pengawas. Dari total anggota pengawas, hanya satu orang yang dilaporkan berhalangan hadir. Sementara seluruh pengurus hadir lengkap dalam forum tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.buletinntt.com/ekonomi/wakil-ketua-pengurus-ysh-ikut-rapat-perdana-pengurus-pengawas-swasti-sari-isu-dana-2-m-hoax/">Wakil Ketua Pengurus YSH Ikut Rapat Perdana Pengurus &#8211; Pengawas Swasti Sari, Isu Dana 2 M Hoax</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.buletinntt.com">BuletinNTT.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
