“Sekolah vokasi harus menjadi tempat lahirnya produk-produk berkualitas. Apa yang dihasilkan siswa harus bisa dijual, dibeli, dan memberi nilai ekonomi,” tegasnya.
Gubernur dan Wagub Berikan Apresiasi
Sementara itu, Wakil Gubernur Johanis Asadoma menyampaikan apresiasi terhadap berbagai jurusan yang dimiliki SMKN 3 Kupang, seperti kuliner, perhotelan, busana, kecantikan hingga teknologi informasi yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Purnawirawan polisi tersebut juga menyinggung kondisi ekonomi global yang masih bergejolak akibat konflik internasional dan dinamika ekonomi dunia.
Dalam situasi seperti itu, menurutnya pendidikan yang mampu melahirkan tenaga kerja mandiri menjadi sangat penting.

“Tujuan pendidikan vokasi bukan hanya soal akademik, tetapi bagaimana mempersiapkan generasi muda agar mampu bekerja, memperoleh penghasilan, dan menghidupi diri serta keluarganya,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya program One School One Product (OSOP) dan One Village One Product (OVOP) sebagai strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membangun kreativitas dan inovasi masyarakat.












