“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian YASPORA NTT. Bantuan bahan bacaan ini sangat berarti bagi sekolah dan anak-anak, terutama untuk mendukung kegiatan literasi,” ujar Philomena Wea.
Ia berharap bahan bacaan yang diterima dapat digunakan secara optimal oleh para murid dan menjadi sarana untuk meningkatkan minat baca di lingkungan sekolah.
Sebanyak 92 murid dan 12 guru SDI Butata terlibat dalam rangkaian kegiatan yang digelar YASPORA NTT bersama PKBM Bintang Floresta Nagekeo.
Ketua PKBM Bintang Floresta Nagekeo, Aloysius Mango, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk memberikan dukungan yang lebih luas kepada anak-anak.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan buku, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama memberikan ruang bagi anak untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan dukungan secara psikososial,” kata Aloysius Mango.
Selain penyerahan bahan bacaan, kegiatan juga diisi dengan pendampingan psikososial atau Psychological First Aid (PFA) bagi 92 murid SDI Butata.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap kebutuhan anak, terutama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar.
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan murid dan guru dalam suasana yang penuh antusias. Kehadiran bahan bacaan bermutu diharapkan dapat memperkuat aktivitas literasi di sekolah.












