Johnny menyebut turnamen tersebut menjadi wadah penting untuk membangun karakter, talenta, dan masa depan anak-anak di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, kami memberikan apresiasi kepada SMPK Adisucipto Kupang dan Yayasan Swastisari yang telah menghadirkan kegiatan luar biasa ini,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan olahraga seperti ini menjadi bagian dari upaya menyelamatkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif sekaligus memberi ruang bagi lahirnya talenta-talenta unggul di Kota Kupang.
Johnny juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Kupang, Wakil Wali Kota, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang yang tidak sempat hadir karena sedang mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia di Jakarta.
Menurutnya, pemerintah Kota Kupang saat ini juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan kegiatan pengembangan bakat siswa.












